jazakumulloh khoiron katsiro atas kunjungannya
57

Bila Istri Lebih Alim dari Suami

Bismillah

Shalih dan baik pemahaman diennya. Salah satu karakter utama sosok lelaki dambaan muslimah. Tentu saja. Suami adalah pemimpin rumah tangga dengan salah satu tugas utamanya : ”qu anfusakum wa ahlikum naro” jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka (QS. At Tahrim : 6). Sedang ilmu dan keshalihan adalah satu-satunya sarana yang mampu menyelamatkan manusia dari neraka, dengan rahmat Allah Ta’ala. Dengan ilmu dan keshalihannya, diharapkan suami dapat mengarahkan bahtera rumah tangga sampai tujuan dan melindunginya dari badai fitnah dunia yang membinasakan.

Bersyukurlah jika anda mendapat suami yang seperti ini. Hanya saja, takdir hidup yang harus dijalani setiap muslimah tidak selalunya sempurna sesuai yang didamba. Ada kalanya yang terjadi justru sebaliknya, Istri kebih shalih dan lebih paham agama daripada suaminya. Misalnya, suami lulus SMA sedang istri alumni pesantren yang tentunya relatif lebih mahir dalam agama.

Apakah ini salah? Tentu saja tidak. Bukankah petunjuk Rasulullah mengarahkan agar lelaki memilih wanita karena agamanya, ilmu dan keshalihatannya? Jadi tidak salah jika ada lelaki yang mencari istri yang lebih pintar diennya, lebih shalih kepribadiannya dari dirinya. Sebab, dua hal inilah yang akan menyebabkan ”taribat yadaka” suami mendapatkan keberuntungan.

Artinya, dalam hal keshalihan dan ilmu agama, tidak masalah jika ternyata istri lebih unggul daripada suaminya. Bahkan boleh jadi suami harus banyak belajar kepadanya. Kalau ada yang menginginkan emansipasi alias kesetaraan gender atau bahkan mengunggulkan gender sebagai wanita atas laki-laki, disinilah tempatnya. Buatlah diri anda sebagai wanita setara atau bahkan lebih tinggi dari laki-laki, dalam hal ilmu agama dan keshalihan
. Bukan dalam hal kesempatan keluar rumah, memakai kaos, menanggalkan jilbabnya atau pun jabatan politik.

Seperti Abu Wada’ah yang menikah dengan putri Said bin al Musayib, imam besar para Tabi’in, ulama yang sangat disegani bahkan oleh penguasa. Abu Wada’ah adalah duda miskin dan murid dari Said bin al Musayib, sedang putri Said bin al Musayib adalah wanita yang mewarisi ilmu juga keshalihan yang luar biasa dari ayahnya. Tadinya Abu Wada’ah segan saat ditawari sendiri oleh gurunya agar menikahi putrinya. Tapi karena Said bin al Musayib meyakinkan dirinya, akhirnya ia maju, merengkuh anugrah terindah itu. Abu Wada’ah memuji istrinya dengan, ”Istriku adalah wanita yang paling cantik di madinah, paling hafal kitabullah dan paling mengerti hadits Rasulullah dan paling paham hak-hak suami.”

Jika anda mengalami hal seperti ini, jangan sampai anda merasa tidak beruntung dijodohkan Allah dengan laki-laki yang tak sebagaimana yang anda damba. Justru Allah tengah memercayakan sebuah tugas mulia kepada anda sebagai pemegang kompas sekaligus navigator dalam bahtera rumah tangga. Sebuah kepercayaan tidak akan Allah berikan kecuali kepada yang memang dipercaya oleh-Nya. Yang perlu anda lakukan adalah membuktikan bahwa anda memang layak diberi kepercayaan itu. Yaitu dengan memberikan seluruh ilmu dan teladan yang baik untuk keluarga.

Atau barangkali khasusnya begini, anda dan suami menikah dan sama-sama memulai rumah tangga tanpa bekal pengetahuan Islam. Tapi kemudian Allah lebih dulu memberi hidayah kepada anda daripada suami dalam mendalami Islam dan mengamalkannya. Sama saja, ini juga merupakan amanah dari Allah. Amanah agar andalah yang menjadi pelita di rumah tangga untuk meneranginya dengan cahaya ilmu dan iman.

Ilmu adalah amanah. Di dalam kitab Syarh Ushuluts Tsalatsah dijelaskan bahwa kita wajib belajar dan melakukan empat hal,
1. Mencari ilmu,
Yaitu mengenal Allah (ma’rifatullah), mengenal Nabi-Nya (ma’rifatur rasul), dan mengenal dien-Nya (ma’rifatud dien) dengan dalil.
2. Mengamalkan iimu tersebut.
3. Mendakwahkannya.
4. Bersabar atas segala gangguan dalam menjalani tiga hal sebelumnya.

Sebelum anda tahu (berilmu) anda wajib mencari ilmu (thalabul ’ilmi). Setelah tahu, anda wajib mengamalkannnya semaksimal kemampuan anda. Setelah itu mendakwahkannya. Nah, dalam hal dakwah, keluarga adalah obyek dakwah utama anda. Orangtua, anak-anak termasuk juga suami. Merekalah yang paling perlu mendapat siraman dakwah dari ilmu yang telah anda dapatkan.

Yang terakhir adalah bersabar. Bersabar dalam mencari ilmu, dalam mengamalkannya dan juga bersabar saat mendakwahkannya. Dalam kondisi ini, nasihat untuk bersabar menjadi nasihat yang paling anda butuhkan. Barangkali, akan ada kendala mental yang cukup besar yang harus anda hadapi karena anda harus mendakwahi ”pimpinan” anda. Namanya suami ada kalanya kurang berkenan saat dinasehati atau bahkan baru sekedar merasa dinasehati oleh istrinya.Bahkan meski dengan bahasa yang sudah diperhalus sekalipun. Saat inilah jamu kesabaran harus anda minum agar hati tenang dan terhindar dari putus asa. Tetap berusaha sebaik-baiknya dalam berdakwah memanggul amanah dari Allah. Jangan menyerah meskipun berat karena pahala di sisi-Nya sangatlah agung. Sekali lagi, buktikan bahwa anda memang layak diberi kepercayaan ini. Jika sukses, anda benar-benar akan menjadi anugrah terindah bagi keluarga anda. Wallahua’lam.

44

Purpose


everything has a purpose
even machines. . .
clocks tell the time. . .and trains take you places. . .
they do what they're meant to do. . .
maybe that's why broken machines make me so sad. . .
they can't do what they're meant to do
maybe it's the same with people. . .
if you lose your purpose. . .it's like you're broken
maybe we can fix it. . .
is that our purpose. . .fixing things

i'd imagine the whole world was one big machine. . .
machines never come with any extra parts
they always come with the exact amount they need. . .
so i figured if the entire world was one big machine
i couldn't be an extra part. . .
i had to be here for some reason
and that means you have to be here for some reason, too

"wa ma kholaqtul jinna wal insa illa liya'budun" (QS. Adz-Dzariyat [51] : 56)

24

Dari Sudut Batin

Labels:

Tuhan
kupikir, betapa batu hati ini
bebal melucuti tubuhku
yang busuk dilumuri dosa
aku rapuh dan tak bisa berdiri
larut dalam kemelut nista yang menganga
terjebak kesombongan, terlena dunia
bahkan neraka yang kau tutup dengan rahmatMu
sengaja kembali kau buka
Tuhan
doa yang terucap dari mulutku
tak mampu mengetuk pintu langit
sedianya ingin kurasakan cahayaMu
dengan sisa nafas yang sekarat
lalu batinku merintih dan pupus dalam tanya
masihkah tersisa waktu sebelum semuanya usai?
23

11 - 11 Yang Tidak Harus 11 (Again and Again)

Bismillah

Masih kelanjutan dari 11 - 11 Yang Tidak Harus 11, kali ini adalah jawaban untuk pertanyaan Hime Sama pemilik Istana Precious Little Star

1. Sebutkan 3 kata yang terpikirkan oleh kalian saat pertama kali mengenalku ?
Henshin, Kamen Rider, Kivara

Standingby. . .Henshin. Complete – Kamen Rider Kivara

Henshin is the Japanese word for "transformation", literally meaning, "to change or transform the body." This word is primarily used in manga, anime, and tokusatsu dramas for when a character transforms into a superhero. The word "henshin" is most often used by characters in the Kamen Rider Series,

2. Sebutkan 3 hal yang kalian sukai dariku ?
Easy Going, Good Listener, Pe-De

3. Sebutkan 3 hal yang tidak kalian sukai dariku ?
Eehh?? Serius nih boleh jujur disebutin?? Yooossh, semoga bermanfaat sebagai pertimbangan mengkoreksi diri menuju pribadi yang lebih baik, InsyaAllah.

~ Mood Killer, wkwkwkwkwkwkwkwk gomen gomen :p terkadang memang seperti itu, pas ada yang lagi semangat-semangatnya malah dibunuh mood-nya
~ Heboh, nyahahahahaha suka heboh sendiri
~ Bawel Bakar, ini nih, kalau udah ngomel ga mau berhenti, pasti deh ga mau kalah :p

Untuk jawaban pertanyaan nomer 3 ini bisa jadi saya sendiri juga seperti itu, yaaah namanya juga saling mengingatkan kan? Bismillah.

4. Kebohongan apa yang pernah kalian lakukan semasa hidup ?
Eeeh kalau orang jawa biasanya sering berbohong lhoh gara-gara perkewuh (sungkan), contohnya nih pas berkunjung ke rumah teman, rumah atasan atau rumah-rumah yang lain asal jangan rumah hantu,
Tuan rumah : ”sudah makan? Mari makan dulu”
Wong jowo : ”oohh mboten sah repot-repot, kulo nembe mawon” (oohh ga usah repot-repot, saya baru saja) baru saja makan maksudnya, padahal aslinya juga belum, mana pake bilang ”baru saja” padahal nunggu tuan rumahnya datang tuh sudah 1.5 jam di ruang tamu, makan apaan coba?? Makan angin?? Bener juga sih kalau makan angin. Lebih kocak lagi kalau pas bilang ”saya baru saja makan” tapi terdengar demo perut yang keroncongan :D
Tuan Rumah : ”mau minum apa?”
Wong jowo : ”sampun-sampun, mengke ngrepoti” (sudah-sudah, nanti malah merepotkan) bilangnya sih ”sudah-sudah” tapi begitu suguhan minumannya datang tetep di sruput juga wkwkwkwkwkwk ”kebohongan adalah kejujuran yang tertunda”

Pada dasarnya Islam melarang seorang muslim untuk berbohong. Mungkin yang kita tahu bahwa berbohong adalah perbuatan yang buruk dan tidak boleh dikerjakan atau haram hukumnya. Lalu ada juga yang sampai menganggap bahwa berbohong adalah perbuatan yang wajar dikerjakan, apalagi di jaman sekarang ini, rasanya suatu yang mustahil dan weird kalau ada orang yang tidak pernah berbohong dalam hidupnya, bisa jadi sudah merupakan bagian dari kebiasaan hidup mereka, sehingga dengan mudah kita akan mendapati hampir di setiap tempat di situ pasti ada kebohongan. Apakah di rumah, di sekolah, di perkantoran, di pasar-pasar dan tentu saja di POLITIK hehehe

Penguasa berbohong, Orang tua berbohong, anak berbohong, pembeli berbohong, pedagang apalagi. Intinya hidup mereka dipenuhi dengan kebohongan. Seakan-akan kebohongan sudah bukan perbuatan yang tercela atau berdosa bagi orang yang melakukannya.

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabannya”. (QS. 17:36)

“Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir”. (QS. 50:18)

Walaupun begitu, ternyata kejujuran terkadang bisa menjadi sesuatu yang tidak dianjurkan dalam agama islam, ketika kejujuran tersebut ternyata jelas-jelas tidak membawa maslahat yang besar dan mulia, justru sebaliknya malah mendatangkan mudharat. Dalam hal ini, maka berbohong menjadi dibolehkan dalam agama islam, bahkan terkadang ia menjadi wajib untuk dilakukan.

Tentunya ada syarat-syaratnya sehingga berbohong menjadi dibolehkan bahkan dianjurkan. Intinya adalah bahwa,
“Perkataan atau suatu ucapan merupakan sarana untuk mencapai maksud yang diinginkan.” Maka setiap maksud yang terpuji memungkinkan/dapat diraih atau dicapai dengan tanpa berdusta/berbohong, maka berdusta pada saat itu hukumnya haram. Tetapi jika tidak memungkinkan untuk mencapai tujuan yang diinginkan kecuali hanya dengan berdusta, maka dusta pada kondisi seperti ini dibolehkan”.(lihat di kitab al-Adzkar, al-Imam an-Nawawi).

Para ulama juga menjelaskan seputar hukum tentang dibolehkannya berdusta dengan syarat-syarat sebagaimana di atas, kalau maksud yang dicapai adalah sesuatu yang mubah, maka dusta saat itu dihukumi mubah. Sedangkan jika maksud yang akan dicapai adalah sesuatu yang wajib maka dusta saat itupun menjadi wajib hukumnya.

Imam Muslim menambahkan dalam suatu riwayat, berkata Ummu Kultsum radhiyallahu ‘anha, “Aku tidak pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan keringanan (rukhshah pada apa yang diucapkan oleh manusia (berdusta) kecuali dalam tiga perkara, yakni: perang, mendamaikan perseteruan/perselisihan di antara manusia, dan ucapan suami kepada istrinya, atau sebaliknya (mengharapkan kebaikan dan keselamatan atau keharmonisan rumah tangga).” (HR. Muslim)

Semoga kedepannya kita bisa menjadi pribadi seorang muslim yang baik, yang tahu bahwa semua perbuatan nya akan diminta pertanggungjawaban kelak di Mahkamah Allah subhanahu wata’ala yang Maha adil. Dan semoga selalu hati-hati dan penuh perhitungan dalam melakukan segala sesuatunya. Baik yang berupa ucapan maupun tindakan, InsyaAllah.

5. Kesalahan terbesar apa yang pernah kalian lakukan semasa hidup ?
Aiihhh, aib terus nih yang ditanyain, tapi its oke semoga bisa jadi pelajaran untuk kehidupan saya yang lebih baik berikutnya, aamiin.

Kesalahan terbesar saya adalah karena cinta. Everything I do has the opposite effect, when I try to help someone, I only end up hurting them, yeah sering sekali mempermainkan perasaan wanita (Ini tepatnya pas SMA, jaman masih laku-lakunya tuh, jadinya yah songong, Ya Allah).

I want to change things. I want to believe that anything can be changed. The moment I met her, a new world opened up for me. After wandering in the darkness for so long, a light brought me happiness, Alhamdulillah.

6. Apakah kalian memiliki sesuatu yang berharga di dalam hidupmu ?
Sesuatu yang paling berharga di hidupku adalah amal ibadahku. Rasululloh pernah bersabda, sebagaimana diabadikan oleh al Bukhari-Muslim dalam shahihnya, Yatba`u l-mayyita tsalâtsatun, fa yarji` itsnâni wa yabqâ wâhidun, yatba`uhu ahluhu wa mâluhu wa `amaluhu, fa yarji`u ahluhu wa mâluhu wa yabqâ `amaluhu, ada tiga hal yang mengiringi mayit, yang dua akan kembali sedangkan yang satu akan selalu menyertai. Keluarga, harta dan amalnya akan mengiringinya, lalu keluarga dan hartanya kembali sedangkan amalnya setia membersamai.” (HR. al Bukhari-Muslim).

7. Apa impian terbesarmu ?
Be a good muslim. Lalu menjadi Imam yang bisa membimbing keluarga kecilku menjadi keluarga SAMARA (Sakinah Mawaddah Warahmah) agar tidak miskin dunia dan miskin akhirat, aamiin aamiin aamiin Ya Rabb.

8. Negara mana yang ingin sekali kamu kunjungi ?
Arab, Jepang, Indonesia
~Arab, semoga bisa menunaikan Rukun Islam, InsyaAllah
~Jepang, hihi undefined (soalnya belum ada rencana mau apa disana)
~Indonesia, pengen sekali berkunjung ke Negara yang benar-benar Indoneisa bukan Indonesia yang sekarang, yang hancur, yang bobrok moral, na’udzubillah.

9. Kebiasaan buruk apa yang biasa kamu lakukan ?
Tidak efisien waktu, Ya Allah.

10. Siapakah yang ingin sekali kamu temui ?
Ingin sekali bertemu dengan orang-orang yang dengan kehadirannya akan semakin meneguhkan imanku.

11. Sebutkan 3 hal yang dapat membuat kamu bahagia ?
~ Islam
~ Hujan dan Senyum
~ Dicintai dan mencintai


Alhamdulillah selesai juga ^____^
27

Apa Sih Tugas Wakil Rakyat??

Bismillah

Sering sekali kita mendengar keluh kesah kekecewaan, bahkan tak jarang pula cacian dari rakyat negeri ini terhadap wakil-wakil rakyat. Seharusnya rakyat juga harus berpikir, bukankah wakil rakyat sudah berusaha menunaikan tugasnya??

Demo sana, demo sini meminta haknya, meminta kemakmuran, meminta kesejahteraan, belum lagi meminta upah yang tinggi. Tidak perlu melalui cara demo seperti itu menurut saya, lebih bijak lagi kalau anda tinggal duduk manis atau menggunakan waktu anda untuk kegiatan lain, toh sudah ada wakil rakyat.(setidaknya pidato seperti itu yang biasa digunakan untuk menentang aksi demo)

Tapi memang benar, kalau mau dipikir wakil rakyat memang sudah dengan baik, bahkan bisa dikatakan sudah perfect menunaikan tugasnya. Tidak percaya??

Si A mengatakan, “ingin makmur”
Kan sudah diwakilkan makmurnya oleh wakil rakyat. . .
Si B mengatakan, “ingin sejahtera”
Itu juga sudah diwakilkan kesejahteraannya oleh wakil rakyat
Si C mengatakan, “kapan ya punya toilet mewah??”
Tenang saja, baru diusahakan kalo yang satu itu, pasti nanti segera diwakilkan juga kok punya toilet mewah, tentu saja diwakilkan oleh wakil rakyat.

Perlu bukti apalagi?? Seperti itu kan tugas wakil rakyat?? Bahkan ada juga lhoh yang rela repot-repot keluar masuk penjara hanya untuk mengelola duit Negara. T-O-P B-G-T deh!

Surat Buat Wakil Rakyat
Iwan Fals

Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana, di gedung DPR

Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili

Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam

Di kantong safarimu kami titipkan
Masa depan kami dan negeri ini
Dari Sabang sampai Merauke

Saudara dipilih bukan dilotre
Meski kami tak kenal siapa saudara
Kami tak sudi memilih para juara
Juara diam, juara he'eh, juara ha ha ha......

Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana, di gedung DPR

Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam

Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu "setuju......"


NB : saya baru sadar, kalau ternyata satu-satunya hal yang paling ditakuti hukum adalah koruptor, itulah bukti bahwa koruptor lebih berbahaya dari pada teroris. Eh?? Atau, koruptor = teroris dalam arti yang sebenar-benarnya:D

Wallahu a’lam
Powered by Blogger.
Strawberry On Top Of Cupcake

Weather Palace

Hitori Janai

Don't Stop Dancing