jazakumulloh khoiron katsiro atas kunjungannya
20

Menghormati Yang Lebih Tua

Bismillah

Bila engkau ingin membuka pintu-pintu surga, hormatilah kedua orang tuamu. Sebaliknya, bila ingin membuka pintu-pintu neraka maka kedurhakaan kepada orang tua adalah kendaraan yang paling cepat menuju ke tempat jahanam itu. Bahkan, siksanya pun disegerakan tanpa harus menunggu kiamat. Rasululloh bersabda, “Semua dosa akan ditangguhkan Allah sampai hari kiamat, kecuali durhaka kepada orang tua. Maka sesungguhnya Allah akan menyegerakan kepada pelakunya di dunia sebelum meninggal.” (HR Hakim)

Itulah sebabnya, ajaran budi pekerti paling awal adalah pelajaran untuk bersikap santun dan menghormati orang tua. Rosululloh bersabda, “Bukanlah pengikutku, mereka yang tidak hormat pada yang tua dan sayang pada yang kecil.”

"Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi anak kecil kami." (HR. Abu Dawud dan At-Tarmidzi. Al-Imam An-Nawawi menshahihkannya dalam Riyadhush Shalikhin)

"Barang siapa tidak menyayangi anak kecil kami dan tidak mengenal hak orang tua kami maka bukan termasuk golongan kami." (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad no. 271)

Bahkan, mereka yang mengolok-olok dan menghina orang tua yang lain, sama saja dengan menghinakan kedua orang tua kandungnya sendiri.

“Sesungguhnya di antara sebesar-besar dosa ialah seseorang yang melaknati orang tuanya sendiri.” Para sahabat merasa heran bagaimana mungkin seseorang melaknati orang tuanya padahal mereka adalah penyebab dilahirkannya. Kemudian, para sahabat bertanya, “Bagaimana seseorang melaknati orang tuanya sendiri?” Rosululloh menjawab, “Dia mencaci ayah orang lain dan ia mencaci ibu orang lain.” (HR Bukhari Muslim)

Anak yang saleh tidak hanya mendoakan orang tuanya yang telah meninggal, tetapi tanda-tanda kesalehannya akan tampak ketika dia melanjutkan silaturahminya dengan kerabat dan sahabat orang tuanya.

Suatu ketika, Abdullah bin Umar ra sedang mengendarai keledainya. Tiba-tiba lewatlah seorang Arab gunung. Beliau bertanya pada orang itu, “Bukankah engkau anaknya Fulan bin Fulan?” Dia menjawab, “Benar.” Serta merta Ibnu Umar ra memberikan keledainya sembari berkata, “Naiklah.” Beliau juga memberikan surbannya dan mengatakan, “Ikat kepalamu dengan surban ini.” Melihat hal itu, sahabat-sahabat beliaupun berkata, “Semoga Allah mengampunimu. Mengapa engkau berikan kepada orang Arab gunung itu keledaimu yang biasa engkau kendarai serta surbanmu yang biasa engkau gunakan untuk mengikat kepalamu?” Beliau pun menjawab, “Sesungguhnya aku pernah mendengar Rosululloh SAW bersabda, “Di antara sebaik-baik bakti kepada orang tua adalah menyambung tali kekerabatan dengan keluarga orang yang dicintai ayahnya sepeninggalnya.” Beliau muliakan orang Arab gunung itu karena ayah orang itu adalah teman ayahnya yaitu Umar bin Khattab ra. (HR Muslim)

Pantaslah orang-orang saleh, bila bersilaturahim senantiasa membawa putra dan putrinya, kemudian memperkenalkan mereka kepada sahabat-sahabatnya. Selain itu, mereka juga diajarkan untuk meneruskan persahabatan dan kekerabatan tersebut. Mereka mengajarkan etika sopan santun kepada orang yang lebih tua. Mereka inilah yang dijanjikan akan mendapatkan kenikmatan surga adnin. (QS. Ar-Ra’du [13] : 23)

Wallahu a’lam
38

No wonder why humans get lung cancer!!

Bismillah



No wonder why humans get lung cancer!!
think about this : The sticky Tar contains poison and remains in your lungs each time you smoke, and your lungs need much calorie to remove these poisons from your blood!
You will live shorter than you think! but think about your family or childern's life!!!


Tadi pagi pas sarapan di warung depan kantor, ada incident kecil. Lagi enak-enaknya makan, ada 2 pemuda seumuran saya duduk tepat disamping saya sambil merokok (gomen, saya paling tidak bisa menikmati makanan kalau ada yang merokok di samping saya). Tanpa permisi, dan entah sengaja atau tidak sengaja sering kali membuang asapnya ka arah saya. Karena saya memang sudah tidak tahan, akhirnya saya pindah tempat duduk tanpa berkata-kata. Mungkin 2 pemuda tadi merasa tersindir, karena tiba-tiba saya pindah tempat duduk.

Bukannya mematikan rokoknya, malah bales menyindir saya, ahahahaha Ya Allah, salah satu berkata,

"Nek ragelem enek seng ngrokok, gaweo warung dewe wae"
("Kalau ga mau ada yang merokok, bikin warung sendiri saja")

Saya cuma bisa tersenyum geli mendengarnya, kenapa orang bisa sebegitu memikirkan diri sendiri. Coba ambil sedikit contoh logika, 
Seorang anak sedang bermain bakar-bakaran di rumah, entah kertas, entah plastik

"kowei genae lagi opo?? wong og kurangmen gawean, ngambon-ngamboni!! ngerti ra!!"
("kamu tuh sebenarnya lagi ngapain?? orang kok kurang kerjaan, bikin bau!! ngerti ga!!")

Mungkin, orang di sekitar anak yang sedang bermain tadi bakal berkata seperti itu ketika mencium asapnya. Hmmm, jadi kepikiran, kalau misal kejadian tadi pagi posisinya saya sedang bakar-bakar kertas di samping 2 pemuda tadi, apa mereka juga akan mengatakan hal yang sama ya?? Wallahu A'lam. . .

Hargailah hidup anda !!
Kalaupun anda tidak mau menghargai diri anda, maka hargailah orang-orang yang masih menghargai hidup mereka ^____^
25

Qiyamul Lail

Di sepertiga malam
Angin berhembus pelan
Menerpa Kening Para Hamba
Yang bertakbir, ruku'
Bersujud dan bersimpuh khusyu
Dalam syahdu ilahi

Alunan doa berderai
Seirama air mata
Menguntai segenap khilaf

Lalu tafakur mengucur
Menghatur rerintik syukur
Seperti runduk rerumput
Yang merindu sejuk embun
Dalam khalwat kekasih surga

Dari : Amin Sahri Amriops@gmail.com
31

Mencintaimu, Ijinkanlah Kami

Berabad lalu,
Seorang wanita pernah berkata :
"Tidak, aku tidak akan meninggalkannya walau kau cabut dan renggut nyawaku sekarang juga!"
Di abad yang sama, seorang lelaki pernah berkata :
"Aku mencintaimu, melebihi cintaku pada diriku sendiri!"


Dulu. . .banyak yang teluka, memilih jadi tameng.
Tak mengapa gigi tanggal, tangan terkapar
Biarlah tubuh koyak, daging tercabik. . .
Sebab begitulah memang cinta, tak hanya sampai kata


Hari ini. . .
Ada hati-hati yang bergetar saat namanya disebut
Lisan-lisan bergumam memujinya
Mata mengalirkan air sebab rindu yang tak tertahan
Telah terlewat waktu, berabad-abad lamanya
Itulah cinta, keagungan tokohnya tak lekang masa. . .


Muhammad shollallahu 'alaihi wassalam. . .
Kawan, mencintainya. . .tak hanya pada getaran,
Mencintainya, tak hanya di lisan,
Mencintai berarti menghidupkannya. . .
Menghidupkan sunnahnya!


Dari : AQila Aisyah
46

Megane Ouji

Labels:
[555.666.888.33] [666.66.33], [66.666.8] [8.3.666], [22.88.8] [555.666.888.33] [8.44.33] [666.66.33] [9.44.666] [555.666.888.33] [999.666.88] [8.666.666]
[555.666.888.33] [66.666.8] [8.44.777.33.33] [66.666.777] [333.666.88.777], [22.88.8] [555.666.888.33] [8.44.33] [666.66.33] [9.44.666] [555.666.888.33.7777] [999.666.88] [6.666.777.33]
[555.666.888.33] [666.66.8] [333.444.888.33] [66.666.777] [7777.444.99]. [22.88.8] [555.666.888.33] [8.44.33] [666.66.33] [9.44.666] [777.33.2.555.555.999] [7777.8.444.222.55.7777]
[555.666.888.33] [66.666.8] [7777.33.888.33.66] [66.666.777] [33.444.4.44.8], [22.88.8] [555.666.888.33] [8.44.33] [666.66.33] [9.44.666] [444.7777] [9.444.555.555.444.66.4] [8.666] [9.8.444.8]
[555.666.888.33] [66.666.8] [66.444.66.33] [66.666.777] [8.33.66], [22.88.8] [555.666.888.33] [8.44.33] [666.66.33] [9.44.666] [9.444.555.555] [555.666.888.33] [999.666.88] [88.66.8.444.555] [8.44.33] [33.66.3]


Bismillah
if it's impossible for you to do something, just try your best in the impossible way!

Megane Ouji
Powered by Blogger.
Strawberry On Top Of Cupcake

Weather Palace

Hitori Janai

Don't Stop Dancing